Wednesday, May 27, 2020

Bagaimana Membuat Kerangka Teori dalam Sebuah Penelitian Ilmiah


Kajian teori atau tinjauan pustaka adalah istilah yang dipakai dalam menyusun teori-teori yang digunakan dalam sebuah penelitian. Teori tersebut berfungsi menguatkan variable penelitian, bahwa variable yang diteliti mempunyai landasan ilmiah yang kuat dan dapat dibuktikan atau dijelaskan. Dalam bukunya Research Design John Cresswell 2017 hal. 36  menjelaskan terdapat beberapa fungsi dari kajian teori atau tinjauan pustaka, yaitu 1) menginformasikan kepada pembaca hasil-hasil penelitian lain yang berkaitan dengan erat dengan penelitian yang dilakukan, 2) menghubungkan penelitian dengan literature-literatur yang ada, dan 3) mengisi celah-celah dalam penelitian-penelitian sebelumnya.
Pembahasan kajian teori atau tinjauan pustaka dalam sebuah penelitian bersifat deduktif atau induktif. Bersifat deduktif artinya paparan mengenai variable penelitian dimulai dari hal-hal yang bersifat umum ke hal-hal yang bersifat khusus, sedangkan jika bersifat induktif berarti pembahasannya dimulai dari hal-hal yang bersifat khusus ke hal-hal yang bersifat umum.
Contoh untuk penelitian dua atau lebih variabel:
Variabel penelitiannya adalah metode pembelajaran dan motivasi belajar. Berarti terdapat dua variable yang harus dijabarkan, yaitu metode pembelajaran dan motivasi belajar. Oleh karena bersifat deduktif, maka penjabaran metode pembelajaran di mulai dari definisi, karakteristik, strategi penerapan. Untuk motivasi belajar, dapat dijabarkan dari definisi, jenis dan karakteristik, dan indicator motivasi.
Contoh untuk penelitian satu variable
Variable penelitiannya adalah aplikasi Youtube untuk pembelajaran bahasa Inggris. Oleh karena kita ingin membangun opini atau teori bahwa Youtube adalah salah satu aplikasi yang sangat bagus untuk pembelajaran bahasa Inggris, maka penjabaran tinjauan pustakanya menggunakan prinsip berpikir induktif. Misalnya, konten pembelajaran bahasa Inggris di Youtube, Penerapannya dalam proses pembelajaran, Keunggulannya, kelemahannya, dan definisi aplikasi Youtube.

Sumber referensi yang dapat dijadikan acuan untuk menyusun kajian teori atau tinjauan pustaka terbagi atas dua, yaitu sumber utama berupa artikel hasil penelitian yang telah dipublikasikan dan buku. Sumber tambahan atau pendukung berupa majalah, Koran, iklan, chat di medsos, gambar, video, rekaman suara.
Untuk penelitian kuantitatif pada kajian pustaka, hipotesis penelitian juga harus dituliskan. Oleh karena itu, outline kajian teori atau tinjauan pustaka dapat dituliskan seperti contoh:
A.    Definisi/ Hakikat Metode Pembelajaran Bahasa Inggris
B.     Karakteristik
C.     Strategi Penerapan
D.    Hakikat Motivasi
E.     Jenis-jenis motivasi
F.      Karakteristik Motivasi
G.    Indikator penilaian motivasi
H.    Hipotesis Penelitian
Catatan
·         Definisi yang dimaksud di sini adalah penjelasan tentang hakikat variable yang diteliti. Hakikat artinya sesuatu yang inti, lengkap, dan tuntas.
·         Penulisan kajian pustaka harus bebas dari copy paste alias plagiat
·         Penulisan Kajian pustaka atau Tinjauan Pustaka akan dipaparkan pada bagian
Tugas
1.      Buatlah struktur penulisan chapter 2 dari draft kalian masing-masing!  Ingat kontennya bergantung pada variable penelitian masing-masing.       


No comments:

Post a Comment

Jawaban dari Beberapa Pertanyaan yang sudah masuk

karena ada 2 variabel yaitu X= metode CLL, dan Y= minat belajar yang akan diukur secara bersamaan dengan mengukur efektifitasnya.  [WU1]  ...