Kajian
teori atau tinjauan pustaka adalah istilah yang dipakai dalam menyusun
teori-teori yang digunakan dalam sebuah penelitian. Teori tersebut berfungsi
menguatkan variable penelitian, bahwa variable yang diteliti mempunyai landasan
ilmiah yang kuat dan dapat dibuktikan atau dijelaskan. Dalam bukunya Research Design John Cresswell 2017 hal.
36 menjelaskan terdapat beberapa
fungsi dari kajian teori atau tinjauan pustaka, yaitu 1) menginformasikan
kepada pembaca hasil-hasil penelitian lain yang berkaitan dengan erat dengan
penelitian yang dilakukan, 2) menghubungkan penelitian dengan
literature-literatur yang ada, dan 3) mengisi celah-celah dalam
penelitian-penelitian sebelumnya.
Pembahasan
kajian teori atau tinjauan pustaka dalam sebuah penelitian bersifat deduktif
atau induktif. Bersifat deduktif artinya paparan mengenai variable penelitian
dimulai dari hal-hal yang bersifat umum ke hal-hal yang bersifat khusus,
sedangkan jika bersifat induktif berarti pembahasannya dimulai dari hal-hal
yang bersifat khusus ke hal-hal yang bersifat umum.
Contoh
untuk penelitian dua atau lebih variabel:
Variabel
penelitiannya adalah metode pembelajaran dan motivasi belajar. Berarti terdapat
dua variable yang harus dijabarkan, yaitu metode pembelajaran dan motivasi
belajar. Oleh karena bersifat deduktif, maka penjabaran metode pembelajaran di
mulai dari definisi, karakteristik, strategi penerapan. Untuk motivasi belajar,
dapat dijabarkan dari definisi, jenis dan karakteristik, dan indicator
motivasi.
Contoh
untuk penelitian satu variable
Variable
penelitiannya adalah aplikasi Youtube untuk pembelajaran bahasa Inggris. Oleh
karena kita ingin membangun opini atau teori bahwa Youtube adalah salah satu
aplikasi yang sangat bagus untuk pembelajaran bahasa Inggris, maka penjabaran
tinjauan pustakanya menggunakan prinsip berpikir induktif. Misalnya, konten
pembelajaran bahasa Inggris di Youtube, Penerapannya dalam proses pembelajaran,
Keunggulannya, kelemahannya, dan definisi aplikasi Youtube.
Sumber
referensi yang dapat dijadikan acuan untuk menyusun kajian teori atau tinjauan
pustaka terbagi atas dua, yaitu sumber utama berupa artikel hasil penelitian
yang telah dipublikasikan dan buku. Sumber tambahan atau pendukung berupa
majalah, Koran, iklan, chat di medsos, gambar, video, rekaman suara.
Untuk
penelitian kuantitatif pada kajian pustaka, hipotesis penelitian juga harus
dituliskan. Oleh karena itu, outline kajian teori atau tinjauan pustaka dapat
dituliskan seperti contoh:
A. Definisi/
Hakikat Metode Pembelajaran Bahasa Inggris
B. Karakteristik
C. Strategi
Penerapan
D. Hakikat
Motivasi
E. Jenis-jenis
motivasi
F. Karakteristik
Motivasi
G. Indikator
penilaian motivasi
H. Hipotesis
Penelitian
Catatan
·
Definisi yang dimaksud di sini adalah
penjelasan tentang hakikat variable yang diteliti. Hakikat artinya sesuatu yang
inti, lengkap, dan tuntas.
·
Penulisan kajian pustaka harus bebas
dari copy paste alias plagiat
·
Penulisan Kajian pustaka atau Tinjauan
Pustaka akan dipaparkan pada bagian
Tugas
1. Buatlah
struktur penulisan chapter 2 dari draft kalian masing-masing! Ingat kontennya bergantung pada variable
penelitian masing-masing.
No comments:
Post a Comment